YG Tetapkan Aturan Ketat untuk Acara Fansign BLACKPINK di Ulang Tahun Grup ke-8
Untuk melancarkan jalannya acara fansign ulang tahun BLACKPINK ke 8 tahun, YG telah mengungkapkan aturan ketat yang ditetapkan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Tinggal tiga hari lagi, Fansign girl grup BLACKPINK akan diadakan di Seoul, Korea Selatan untuk merayakan ulang tahun grup Ke-8.
Fansign ini merupakan acara yang sangat istimewa bagi komunitas BLINK (fandom BLACKPINK) karena menandai reuni pertama keempat member sejak mereka meninggalkan YG.
Selain itu, Fansign ini dibatasi hanya untuk 88 Penggemar BLACKPINK yang dipilih melalui kontes yang diumumkan oleh YG.
Salah satu Penggemar yang beruntung yang memenangkan kesempatan untuk menghadiri Fansign ini telah membagikan email yang dikirim oleh YG di halaman pribadinya, yang mengungkap Aturan Ketat untuk Fansign ulang tahun Ke-8 BLACKPINK.
Khususnya, menurut email dari YG, ke-88 Penggemar harus menghadiri Fansign secara langsung dan tidak dapat mengalihkan hak kehadiran mereka kepada orang lain.
Jika Aturan ini dilanggar dan diketahui oleh penyelenggara, orang tersebut akan masuk daftar hitam dan dilarang menghadiri acara YG di masa mendatang.
Selain itu, semua Fansign BLACKPINK akan ditulis di lembar terpisah yang disediakan oleh penyelenggara, yang berarti para artis tidak akan menandatangani barang-barang pribadi yang disiapkan oleh Penggemar.
YG juga melarang keras aktivitas seperti berswafoto di atas panggung, meminta penonton untuk berfoto dengan para artis, atau melakukan streaming langsung di platform media sosial.
Jika ketahuan, Penggemar akan diminta untuk menghapus semua gambar atau video yang diambil dan akan segera dikeluarkan dari acara.
Khususnya, di bagian akhir yang dicetak tebal, YG menyatakan bahwa Penggemar tidak diperbolehkan memberikan hadiah kepada artis di acara Fansign, termasuk surat tulisan tangan.
Aturan ini mengejutkan banyak Penggemar, karena acara Fansign BLACKPINK sebelumnya memperbolehkan Penggemar untuk memberikan hadiah kepada para idola, atau setidaknya memperbolehkan surat tulisan tangan.***
Editor : Irma Nurfajri


