Dadang Supriatna Bakal Gratiskan PBB Lahan Pertanian Sawah di Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan kebijakan membebaskan kewajiban membayar pajak bumi bangunan (PBB) bagi masyarakat pemilik lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung.

Dadang Supriatna Bakal Gratiskan PBB Lahan Pertanian Sawah di Kabupaten Bandung
Dadang Supriatna menyebutkan, digratiskannya PBB untuk lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung itu untuk mendukung ketahanan pangan di salah satu lumbung padi di Jabar. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan kebijakan membebaskan kewajiban membayar pajak bumi bangunan (PBB) bagi masyarakat pemilik lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung.

Dadang Supriatna menyebutkan, digratiskannya PBB untuk lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung itu untuk mendukung ketahanan pangan di salah satu lumbung padi di Jabar.

Untuk itu, Dadang Supriatna akan mengeluarkan kebijakan baru bagi para petani dan  pemilik lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung yang biasa ditanami padi itu iuran PBB akan dibebaskan. 

"Terkait dengan luas lahannya, kita akan evaluasi secara keseluruhan. Kita akan bebaskan PBB-nya untuk para petani padi pemilik lahan yang nantinya diatur melalui Peraturan Bupati," kata Dadang Supriatna di Soreang, Jumat 11 November 2022.

Dia menuturkan, adanya pembebasan pembayaran PBB kepada pemilik lahan pertanian sawah di Kabupaten Bandung itu sebagai bentuk kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

"Para petani sawah, pemilik sawah, Insya Allah PBB nya akan dibebaskan. Kenapa, saya membandingkan antara tanam padi dengan cabai. Tanam cabai pada lahan seluas 1 hektare bisa menghasilkan Rp500 juta per tahun. Sedangkan  padi menghasilkan Rp120 juta per tahun, jika tiga kali panen padi," ujarnya.

Dadang kembali menerangkan, kebijakan ini merupakan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Bandung kepasa kebutuhan dan ketahanan pangan. Kata dia, di Kabupaten Bandung ini terdapat para petani padi yang hebat, jumlahnya kurang lebih ada 142 ribu petani, dengan luas lahan pertanian padi kurang lebih 30 ribu hektare.

"Tahun depan, saya akan memberikan hibah kepada para petani sebesar Rp25 miliar," katanya. 

Dadang pun akan terus mendorong infrastruktur pertanian, yang berkaitan dengan sarana dan prasarana. Ia pun sangat mengapresiasi lahan pertanian padi di Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay, lahan pertanian padi menjadi lahan abadi. 

Rencana tersebut diapresiasi Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. Penggratisan PBB lahan pertanian sawah terutama yang kepemilikannya kurang dari 0,5 hektar itu, suatu terobosan baru dibidang  pertanian. Bahkan, Cucun berjanji, ide ini akan dibawanya ke Jakarta agar bisa dilaksanakan secara nasional.

"Petani sawah, pemilik lahan pertanian padi, PBB nya akan digratiskan oleh Bupati Bandung. Ini ide luar biasa yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Ide ini bisa menjadi pembahasan nasional. Nanti akan kita sampaikan di Jakarta," katanya.*** (rd dani r nugraha)


Editor : Doni Ramdhani