Pemprov Jabar Beri Kompensasi Korban Longsor Lembang, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi
Pemprov Jabar menyalurkan kompensasi kepada warga yang menjadi korban longsor di Kampung Ciburial RT 02 RW 04, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, KBB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemprov Jabar menyalurkan kompensasi kepada warga yang menjadi korban longsor di Kampung Ciburial RT 02 RW 04, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, KBB, Senin 16 Maret 2026.
Bantuan dari Pemprov Jabar tersebut diserahkan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Gedung Sate. Setiap kepala keluarga yang terdampak longsor di Lembang itu menerima bantuan uang kompensasi sebesar Rp10 juta sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan pascabencana.
Salah satu penerima bantuan Saifuddin (38) mengatakan, uang kompensasi dari Pemprov Jabar tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara setelah rumahnya hilang terseret longsor Lembang.
“Alhamdulillah semua dapat. Total ada lima kepala keluarga dan masing-masing mendapat Rp10 juta,” ujar Saifuddin.
Dia menceritakan, bencana longsor yang menghantam kawasan tempat tinggalnya terjadi pada Mei tahun lalu. Peristiwa itu membuat rumah yang ia tempati bersama keluarganya lenyap tertimbun dan terbawa material tanah.
“Rumah kebawa longsor, hilang,” katanya.
Selain bantuan uang tunai, warga terdampak juga dijanjikan solusi jangka panjang berupa relokasi hunian. Menurut Saifuddin, lokasi rumah baru nantinya tidak jauh dari tempat tinggal lama mereka.
“Tadi kata Pak Dedi, untuk relokasi rumah sudah disiapkan. Katanya masih di wilayah Lembang dan tetap satu desa,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memastikan Pemprov Jabar akan memfasilitasi pembangunan rumah bagi lima keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat longsor tersebut.
“Kami siapin rumah, karena di situ ada lima rumah yang longsor menggunakan tanah PDAM dan mereka terlantar, selama ini menggunakan rumah orang lain atau ngontrak bahasa kasarnya,” katanya.
Dia menjelaskan, proses relokasi direncanakan mulai dipersiapkan setelah Idulfitri, sambil menunggu ketersediaan lahan yang akan disiapkan pemerintah desa.
“Ya habis Lebaran lah, kan harus nyari tanahnya dulu, kan tanahnya belum ada. Jadi saya minta tadi kepala desanya nyari tanah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi juga memberikan uang 'kadedeuh' kepada para pedagang kaki lima di kawasan Lembang yang dalam waktu dekat akan ditertibkan oleh pemerintah daerah.
“Sudah sudah seluruh warga mendapat masing-masing Rp10 juta, karena kios-kiosnya juga kios yang sudah enggak berbentuk ya,” tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


