Dedi Mulyadi Dibela Praktisi Hukum Usai Hotman Paris Sindir Soal Kampanye di Kasus Kematian Vina Cirebon

Di sisi lain, praktisi hukum, Ramdan Alamsyah turut memberikan pandangannya soal Dedi Mulyadi yang terlibat dalam kasus kematian Vina tersebut.

Dedi Mulyadi Dibela Praktisi Hukum Usai Hotman Paris Sindir Soal Kampanye di Kasus Kematian Vina Cirebon

INILAHKORAN, Bandung - Dedi Mulyadi sempat disindir oleh pengacara kondang Hotman Paris karena dinilai terlalu ikut campur soal kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky.

Hotman Paris bahkan menyebut keterlibatan Dedi Mulyadi dalam kasus kematian Vina ini sebagai salah satu bentuk kampanye.

Di sisi lain, praktisi hukum, Ramdan Alamsyah turut memberikan pandangannya soal Dedi Mulyadi yang terlibat dalam kasus kematian Vina tersebut.

Menurut Ramdan, keputusan Dedi Mulyadi untuk ikut terlibat mengawal kasus kematian Vina dan Eky ini merupakan hal yang sangat terpuji.

"Dia menjadi tokoh masyarakat, tokoh adat di Jawa Barat yang menginginkan adanya keadilan," ujar Ramdan.

Selain itu, Ramdan menilai Dedi Mulyadi tidak terlalu jauh dalam mengulik kasus kematian Vina dan Eky.

"Buat saya masih bagus ada Dedi Mulyadi daripada diam. Masih bagus ada pejabat atau mantan pejabat yang mau turun investigasi," ungkapnya.

Ramdan Alamsyah kemudian memberikan pujian kepada Dedi Mulyadi. Ia menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok seperti Dedi Mulyadi, yang berani berbicara dan memperjuangkan keadilan.

"Kalau saya ada yang nyalahin Dedi Mulyadi menurut saya harus ada 1.000 Dedi Mulyadi yang hadir di Republik in. Harus ada jutaan Dedi Mulyadi yang lahir buat 2-3 tahun kedepan supaya orang berani bicara ketidakbenaran itu yang selama ini terkubur terungkap,” tutur Ramdan Alamsyah. 

“Orang-orang seperti Dedi menurut saya pribadi harus diregenerasi, berani bicara, berani ambil risiko dilaporkan, tapi itu lah proses penegakan hukum," sambungnya.


Editor : Firda Rachmawati