Sempat Tertunda Selama 14 Tahun, Rencana Pembangunan Tol STA 106 KBB Bakal Segera Diwujudkan
Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif menggagas kembali rencana pembangunan Tol STA 106 di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sempat tertunda hampir 14 tahun lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif menggagas kembali rencana pembangunan Tol STA 106 di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sempat tertunda hampir 14 tahun lalu.
Diketahui, Pemda KBB sempat berencana membangun Tol STA 106 yang kala itu diberinama Interchange Warung Domba pada 2009 silam. Namun, rencana pembangunan Interchange Warung Domba tersebut tak bisa direalisasikan lantaran tidak adanya investor yang membiayai.
Kini, rencana pembangunan Tol STA 106 tersebut kembali bakal diwujudkan menyusul adanya investor yang siap membiayai proyek yang berada di KBB tersebut yakni dari konsorsium Ciputra.
"Hadirnya Interchange Warung Domba tersebut akan memberikan keuntungan yang besar bagi warga KBB. Selain itu, efek dominonya pun bisa mendorong investasi masuk," ungkap Arsan Latif kepada wartawan belum lama ini.
Arsan menjelaskan, apabila pembangunan Interchange Warung Domba ini terwujud tentunya bisa menjadi alternatif utama menuju Bandung Barat.
Sebab, dengan banyaknya kendaraan dari luar yang masuk ke KBB tentunya bakal menumbuhkan perekonomian sekitar.
"Artinya daerah tersebut menjadi lebih hidup, perekonomian masyarakat jadi terdorong meningkat," jelasnya.
Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) KBB, Asep Wahyu memastikan segala proses perizinan sudah ditempuh dan sekarang tinggal Amdal Lalin oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Interchange Warung Domba sendiri sudah direncanakan sejak 2009, RTRW-nya pun sudah dilakukan penyesuaian guna mendukung rencana tersebut," ujarnya.
"Tapi ketika itu, belum ada investornya. Kemudian tahun 2019 mencuat lagi rencana tersebut, tapi juga belum terealisasi," sambungnya.
Meski begitu, terang Asep, baru sekarang ada investor yang serius untuk mewujudkan rencana tersebut, yaitu konsorsium Ciputra.
"Interchange Warung Domba akan menjadi akses masuk ke kawasan kota modern Bandung Freedom Park," terangnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun,saat ini rencana pembangunan Bandung Freedom Park tengah dilaksanakan kajian kontur tanah, termasuk kelayakan lahan.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi bencana alam. Sedangkan, untuk Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sudah keluar dan analisis dampak lingkungan (amdal) sudah dimulai.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


