Bupati Dadang Supriatna Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Penerima Manfaat Warga Desa Tegalluar

Bupati Bandung Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah bagi penerima manfaat PTSL bagi warga Desa Tegalluar

Bupati Dadang Supriatna Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Penerima Manfaat Warga Desa Tegalluar
Bupati Bandung Dadang Supriatna

INILAHKORAN, Soreang- Bupati Bandung Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah bagi penerima manfaat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Kamis  7 September 2023 kemarin.

Penyerahan sertifikat dalam program PTSL ini sebanyak 1.550 bidang yang telah selesai. Namun penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 300 orang warga penerima manfaat di salah satu gedung di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. 

Dari 1.550 sertifikat tanah itu, sebanyak 4.400 bidang tanah yang sudah dilakukan pemetaan atau pengukuran  oleh Kantor Pertanahan atau BPN/ATR bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tegalluar.

"Alhamdulillah hari ini sebanyak 1.550 sertifikat tanah yang sudah selesai dan sisanya 250 sertifikat yang belum selesai, Insya Allah akan segera selesai," kata Dadang di hadapan masyarakat Desa Tegalluar. 

Untuk itu, kata Dadang, peran aktif dari warga sangat dibutuhkan karena saksi dari RT, RW dan Kadus sangat diperlukan dalam pembuatan sertifikat tersebut. Sehingga, proses pembuatan sertifikat dalam program PTSL inj bisa secepatnya selesai. Ia juga meminta sisa bidang tanah yang belum selesai ini dapat segera dirampungkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung. 

"Sertifikat tanah ini bukti kepemilikan  yang sah dan kekuatan hukum yang bisa dipertanggungjawabkan. Warga yang sudah memiliki sertifikat akan tenang. Pembuatan sertifikatnya pun tanpa dipungut alias gratis. Kepemilikan sertifikat ini sangat penting, untuk menghindari adanya gugatan dari pihak lain. Untuk itu, tanah yang ada di Desa Tegalluar semuanya harus disertifikatkan. Saya juga sepakat mafia tanah harus ditiadakan dan diberantas," katanya.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung Rahmat di tempat yang sama menambahkan, bahwa di Kabupaten Bandung pada tahun 2023 ini mentargetkan 60.000 bidang lahan dalam program PTSL. Kata dia, di Desa Tegalluar tahun ini sekitar 1500 bidang lahan yang masuk dalam program PTSL.

"Kita masih di 27.000 pemberkasan sekarang. Selain itu, saya juga berharap dengan adanya sertifikat ini tidak hanya tuntas administrasi saja. Tapi juga dengan adanya sertifikat kesejahteraan masyarakat juga mejadi lebih baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Tegalluar Galih Hendrawan mengatakan, penerima program PTSL di Desa Tegalluar sebanyak 1.550 pemilik bidang lahan. Dari 1.550 sertikat dalam program PTSL itu, katanya, sejumlah sertifikat sudah dibagikan secara bertahap kepada penerima manfaat.

"Ada 100 sertifikat yang sudah dibagikan kepada penerima manfaat warga Desa Tegalluar pada saat kunjungan Pak Presiden di Dome Bale Rame Soreang beberapa waktu lalu. Kemudian 213 sertikat sudah dibagikan kepada penerima manfaat. "Alhamdulillah hari ini penerima manfaat yang hadir diwakili oleh 300 orang dari tiga dusun. Sebanyak 574 sertikat akan dibagikan secara langsung ke masing-masing rumah penerima manfaat," katanya.

Galih menjekaskan masih ada sekitar 265 pemohon sertifikat yang belum selesai karena  persyaratan yang belum lengkap. Termasuk ada 92 orang penerima manfaat yang belum bisa dibagikan, karena AJB masih ada di bank.

"Salah satunya banyak masyarakat yang belum memberikan AJB asli. Sehingga kami dari pemerintah desa dan BPN belum secara langsung menyerahkan sertikat itu kepada masyarakat," katanya.

Dikatakan Galih,  dari 4.400 bidang tanah yang diukur atau sudah dilakukan pemetaan itu hanya bidang lahan rumah. Karena pihaknya lebih memprioritaskan warga Desa Tegalluar.(rd dani r nugraha)


Editor : Ahmad Sayuti