Alhamdulillah, Baznas RI Kucurkan Dana Apresiasi Rp310 juta bagi Pemenang MTQ Nasional

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengucurkan dana apresiasi berupa uang tunai dengan total Rp310.500.000 bagi para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 yang digelar di Kalimantan Selatan.

Alhamdulillah, Baznas RI Kucurkan Dana Apresiasi Rp310 juta bagi Pemenang MTQ Nasional
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI , Noor Achmad saat menyerahkan dana apresiasi berupa uang tunai dengan total Rp310.500.000 bagi para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 yang digelar di Kalimantan Selatan.

INILAHKORAN,Jakarta- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengucurkan dana Apresiasi berupa uang tunai dengan total Rp310.500.000 bagi para pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 yang digelar di Kalimantan Selatan.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad mengungkapkan, pemberian Apresiasi bagi para pemenang dalam perhelatan Musabaqah Tilwatil Quran (MTQ) ke-29 di Kalimantan Selatan merupakan bentuk nyata dukungan Baznas dalam mencetak dan mewujudkan generasi Qurani.

Noor juga mengapresiasi penyelenggaraan MTQ ke-29 yang berjalan baik, lancar dan tertib. Sehingga MTQ diharapkan menjadi langkah untuk mencetak kafilah berprestasi.

"Kami mengapresiasi dengan penyelenggaraan yang baik dan tertib, kami harapkan MTQ Nasional ke-29 ini dapat menghasilkan kafilah yang berprestasi," ujar Noor Achmad di Jakarta, Rabu, 19 Oktober 2022.

Noor Achmad memaparkan, kontribusi Baznas pada penyelenggaraan MTQ juga sebagai upaya dukungan zakat untuk mencetak generasi Qurani yang unggul serta mendorong umat Islam untuk menjadikan Al Quran sebagai pegangan dan pedoman hidup.

Selain itu, perhelatan MTQ Nasional yang berakhir pada Selasa, 18 Oktober 2022 ini juga merupakan kesempatan baik dalam meningkatkan edukasi serta literasi masyarakat terkait zakat.

"Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada para pemenang MTQ Nasional ke-29, semoga diberikan keberkahan oleh Allah Swt," kata dia.

MTQ Nasional ke-29 diikuti sebanyak 1.676 peserta dari 34 Provinsi dan 135 Dewan Hakim. Kegiatan ini mementaskan delapan cabang musabaqah dengan 23 kategori.

Dari 23 kategori tersebut, Dewan Hakim MTQ Nasional telah menetapkan 138 pemenang dan menetapkan Jawa Timur sebagai juara umum MTQ Nasional ke-29.

Predikat juara umum ini didapatkan setelah Jatim berhasil menempati posisi peringkat pertama dengan total nilai 87. Di peringkat kedua yakni DKI Jakarta dengan nilai 66.

Kemudian di peringkat ketiga Kalimantan Selatan dengan nilai 62. Di peringkat 4 dan 5 ada Jawa Barat dan Sumatera Barat dengan masing-masing perolehan nilai yakni 43 dan 35.

Pelaksanaan MTQ Nasional ke-29 2022 ditutup Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi. Zainut mengatakan pemerintah berkomitmen memberikan bimbingan dan fasilitasi bagi pengembangan MTQ dan berbagai perangkatnya agar lebih baik lagi di masa depan.

Menurutnya, gelaran MTQ adalah bagian dari upaya mengenalkan, mendekatkan, dan mendalami spirit Al Quran di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jika kita lihat lebih jauh, seluruh proses yang dilibatkan dalam rangkaian MTQ dari tingkat kecamatan hingga nasional, bahkan internasional, sangat berkaitan erat dengan langkah kita dalam pembangunan nasional," kata Wamenag.

Gelaran MTQ ke-29 di Kalimantan Selatan tak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, pasalnya kegiatan pameran MTQN juga sukses hingga menembus transaksi mencapai Rp3 miliar.

Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan mencatat selama pameran MTQN ke 29 pada 12-16 Oktober di Taman Bumi Cahaya Selamat, Kalimantan Selatan tembus Rp3 miliar. "Jumlah keseluruhan Rp3 miliar lebih," ujar kepala Dinas Perdagangan Kalsel Birhasani. 

Dalam pameran yang digelar lima hari itu dicatat ada 190 stand, kata dia, 95 persen melibatkan pelaku UMKM. 

"Terlebih pada stand Festival Halal Food terasa kental sekali dengan nuansa produk khas Kalsel yang secara kualitas telah memenuhi standard produksi Halalan Thoyyiban, produk yang halal yang diolah melalui proses yang higienis," ujar koordinator pameran MTQN Kalsel itu.

Adanya MTQN di Kalsel ini, kata dia, membawa berkah untuk perekonomian masyarakat, terlebih para pelaku UMKM yang sempat terdampak COVID-19 selama dua tahun.  

Walaupun MTQN berakhir, relasi bisnis UMKM kini beberapa sudah ada yang terjalin. Kata dia, ada para khafilah yang meminta untuk dikirimkan barang ke daerah masing-masing.***(ghi)


Editor : Ghiok Riswoto