Antusias masyarakat
Argentina begitu besar hingga memenuhi jalan-jalan Ibukota Buenos Aires.
Skuat
Argentina diterbangkan kembali ke pangkalan latihan mereka dengan helikopter, dan tentu akan sangat mengecewakan jutaan penggemar yang berbaris di jalan-jalan Buenos Aires untuk melihat mereka dan trofi
Piala Dunia 2022.
Hal tersebut, menyusul adanya insiden dua orang penggemar
Argentina yang mencoba melompat ke bus rombongan atap terbuka dari sebuah jembatan.
Di mana satu orang berhasil mendarat sebelum diterkam oleh petugas keamanan, sementara yang lain jatuh ke tanah setelah kehilangan pijakan pada bus yang bergerak.
Sang Bintang Lionel Messi dan beberapa rekan satu timnya duduk di atap bagian belakang bus saat itu dan terlihat merunduk menyingkir.
Parade kemenangan itu tidak berjalan sesuai rencana. Para pemain tidak bisa bergerak maju menuju titik akhir pawai di Monumen Obelisk.
Federasi Sepakbola
Argentina (AFA) sepertinya sudah siap menghadapi skenario ini. Begitu bus tidak bisa bergerak, para pemain dijemput helikopter dan terpaksa mengakhiri parade dengan lebih cepat.
"Para pemain Timnas
Argentina mengakhiri perayaan kali ini dengan terbang menggunakan helikopter di atas kerumunan suporter yang sudah berkumpul di Buenos Aires. Keputusan ini dibuat setelah dipastikan bahwa mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan bus di tengah keramaian." AFA merilis pernyataan maaf.
Setelah kembali ke markas mereka di dekat Bandara Ezeiza, para pemain dan staf
Argentina pulang ke rumah setelah 48 jam perayaan setelah final hari Minggu 18 Desember.***(Ridwan Firdaus)