Belum Ditetapkan Sebagai KLB, Kasus Keracunan Massal di Lembang Masih Didiskusikan
Pemkab Bandung Barat belum menetapkan kasus keracunan massal yang menimpa ratusan warga Kampung Cijengkol, RW 05 Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang sebagai KLB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum menetapkan kasus keracunan massal yang menimpa ratusan warga Kampung Cijengkol, RW 05 Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, KBB sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Pasalnya, Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan bakal berdiskusi terlebih dulu dengan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Sehabudin.
"Dari informasi ada 184 warga yang memeriksakan diri ke posko darurat, sebanyak 21 orang dirujuk ke RSUD Lembang dengan rincian 6 orang dirawat di ruang inap, 6 diobservasi di IGD, dan 9 orang dinyatakan sudah pulih," kata Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan kepada wartawan.
Meski begitu, jelas dia, pihaknya bakal melihat terlebih dahulu kondisinya seperti apa, apakah akan ditetapkan sebagai KLB atau bakal tetap ditangani secara cepat.
"Nanti kita akan pastikan dulu hasil laboratoriumnya selama tiga hari ke depan, apakah penyebabnya dari air yang digunakan untuk mencuci berasnya," jelasnya.
Menurutnya, kalau hasil laboratorium sama dengan penyebab kasus keracunan massal di Gununghalu. Maka, ke depan pihaknya bakal melakukan sosialisasi kebersihan.
"Mungkin juga bisa ada intervensi khusus untuk daerah-daerah yang memang kondisinya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah," tuturnya.
Pasalnya, lanjut dia, hal itu merupakan komitmen Pemda KBB dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang diimplementasikan melalui program atau kebijakan dari perangkat daerah baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Komitmen itu sudah kita lakukan, salah satunya seperti kampanye hidup bersih," ucapnya.
"Bahkan, dari sisi kebijakan anggaran untuk sanitasi sudah kita tambah," sambungnya.
Ia menyebut, untuk sanitasi dan lain sebagainya pihaknya sudah mengalokasikan anggaran dua kali lipat. "Kalau tidak salah hampir Rp 50 miliar. Artinya upaya-upaya itu agar masyarakat bisa hidup sehat," tandasnya.
Sebelumnya, Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengaku prihatin dengan terjadinya kasus keracunan massal yang menimpa ratusan warga Kampung Cijengkol, RW 05 Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Menurutnya, kasus keracunan massal ini merupakan peristiwa kedua yang terjadi dalam rentan waktu cukup dekat setelah kasus keracunan massal di Kampung Cilangari RW 11, Desa Cilangari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti
