Asmawa Tosepu Bentuk Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang, Ini Instansi yang Dilibatkan...

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengaku akan segera membentuk Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang di Bumi Tegar Beriman.

Asmawa Tosepu Bentuk Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang, Ini Instansi yang Dilibatkan...
Asmawa Tosepu menuturkan, Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang itu akan diisi aparat penegak hukum seperti kepolisian, TNI, juga kejaksaan, asosiasi pengusaha tambang hingga Kadin agar bisa menegakkan aturan jam operasional truk tambang, aturan lalu lintas dan aturan lainnya. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengaku akan segera membentuk Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang di Bumi Tegar Beriman.

Asmawa Tosepu menuturkan, Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang itu akan diisi aparat penegak hukum seperti kepolisian, TNI, juga kejaksaan, asosiasi pengusaha tambang hingga Kadin agar bisa menegakkan aturan jam operasional truk tambang, aturan lalu lintas dan aturan lainnya.

"Pemkab Bogor akan membentuk Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang, tim ini akan menegakkan aturan dan memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran aturan operasional jam tayang truk tambang, aturan lalu lintas dan lainnya," kata Asmawa Tosepu kepada wartawan, Rabu 10 Januari 2022.

Asmawa Tosepu mengatakan, Tim Terpadu Pengendalian Aktivitas Tambang itu juga akan membatasi atau mengendalikan volume bahan material tambang perharinya.

"Silakan melakukan aktivitas penambangan, namun juga harus mempertimbangkan lingkungan dan tidak merugikan masyarakar. Oleh karena iru harus dikendalikan dan tidak seperti sekarang," tuturnya.

Ayah 3 orang anak ini menjelaskan, pelanggaran aturan kerap terjadi baik dalam aturan jam operasional truk tambang dan aturan lalu lintas seperti sopir pengganti yang usianya dibawah umur, lalu truk bermuatan tambang melanggar jam operasional dan lainnya.

"Saya sudah berbicara dengan Kapolres Bogor dan Komandan Kodim 0621, Insya Allah mereka akan membantu dalam hal penegakkan aturan," jelas Asmawa.

Ia melanjutkan, isu pertambangan di Parungpanjang sudah menjadi isu nasional dan bukan isu lokal, walaupun kewenangan izin, wewenang pemeliharaan jalan dan lainnya merupakan kewenangan Pemprov Jawa Barat.

"Kami membuat satu kantong parkir yang luas dan bisa menampung 700 truk tambang, agar kami bisa memonitor dan mengendalikan aktivitaa tambang. Selanjutnya, kami menunggu PT Jasa Sarana Jabar dan PT Arjuna Jaya Baya untuk segera membangun jalan khusus tambang," lanjut Asmawa Tosepu.

Sementara itu, Kadin Kabupaten Bogor siap membantu Pemkab Bogor berkordinasi dengan anggotanya, atau pelaku usaha tambang yang beroperasi di Kabupaten Bogor.

"Kadin Kabupaten Bogor, siap membantu penyelesaian permasalahan aktivitas tambang yang sudah terjadi bertahun-tahun  dengan cara yang terbaik," ujar Ketua Kadin Kabupaten Bogor Shinta Dhev Checawati. (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani