Lembur Cepot, Kampung Anti Narkoba di Kota Bandung
Polrestabes Bandung, melaunching Lembur dan saung cepat efektif proaktif tanpa pamrih (cepot) untuk menekan kasus peredaran narkotika di kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (4/9/2023).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polrestabes Bandung, melaunching Lembur dan saung cepat efektif proaktif tanpa pamrih (cepot) untuk menekan kasus peredaran narkotika di kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, kota bandung, Senin (4/9/2023).
Lembur dan saung cepot diharapkan dapat menekan kasus peredaran narkotika di Andir.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan penyalahgunaan narkoba cukup meresahkan. Meski pihaknya terus lakukan penindakan, pengedaran narkoba tetap terjadi.
Untuk Kecamatan Andir sendiri, menempati urutan pertama pengungkapan kasus narkotika sebanyak 38 kasus dalam kurun waktu empat tahun. Dengan pembentukan lembur dan saung cepot, ia berharap dapat menurunkan kasus peredaran narkotika di Andir.
"Kenapa membuat lembur cepot Juara, kenapa di Andir bagaimana bisa menurunkan (kasus) yang menjadi tren. Kita gak mau dibilang ini daerah narkoba," kata dia, didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Fauzan Syahrir.
lembur cepot pun, ia harapkan sebagai pilot project dimana nanti ke depannya lembur cepot diharapkan dapat dibentuk di tempat lain.
"Semoga pembentukan kampung anti narkoba bisa menurunkan dari rangking satu minimal ke zona kuning dan selanjutnya zona hijau dan terakhir kampung bebas narkoba," kata dia.
Adapun kegiatan di lembur cepot, meliputi kegiatan kesehatan, psikologi dan relawan melakukan penyuluhan. Korban pun dapat dilakukan rehabilitasi di lembur cepot.
Plh Wali kota bandung Ema Sumarna mengatakan langkah pembentukan lembur cepot sangat diperlukan di kota bandung. Sebab peredaran narkotika sudah mengkhawatirkan dengan penyalahguna mencapai 25 ribu orang.
"Dengan adanya pembentukan kampung bebas narkoba didukung tokoh masyarakat dan relawan akan lebih efektif. Ada tempat untuk penanganan bagi korban, ada petugas kesehatan, psikolog, aparat penegak hukum dan nanti dilakukan perbaikan," kata dia.
Budi mengatakan, di kampung lembur cepot ini pun ada mobil quick respon, yang nantinya dapat dioperasionalkan untuk membantu masyarakat dalam penanganan narkoba. *** (Caesar Yudistira)
Editor : JakaPermana

