Petani Penyandang Disabilitas Bogor Tanam 60 Ribu Pohon Hijaukan Gunung Halimun Salak
Guna melestarikan lingkungan Gunung Halimun Salak itu, para petani penyandang disabilitas Bogor itu digandeng PT Lancarjaya Mandiri Abadi Konsorsium, PT Societo General Sinergi, PT Victory Utama Karya, dan satu donatur lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cijeruk - Sejumlah petani penyandang disabilitas Bogor menanam 60 ribu pohon untuk menghijaukan Gunung Halimun Salak.
Guna melestarikan lingkungan Gunung Halimun Salak itu, para petani penyandang disabilitas Bogor itu digandeng PT Lancarjaya Mandiri Abadi Konsorsium, PT Societo General Sinergi, PT Victory Utama Karya, dan satu donatur lainnya.
Para donatur melibatkan dua kelompok petani penyandang disabilitas Bogor yang tergabung dalam Kelompok Tani Loka karya Desa Tajur Halang dan Kelompok Tani Cipelang Maju Bersama Desa Cipelang. Mereka bergotong royong menghijaukan Gunung Halimun Salak.
Donatur bernama Claudia Mayasari mengatakan, penghijauan di lahan kritis Gunung Halimun Salak itu bertujuan menjaga mata air, menjaga tanah dari bahaya longsor, menyerap karbon yang dihasilkan kendaraan bermotor, dan penyediaan udara bersih.
"Dalam program ini UCP Roda Untuk Kemanusiaan bekerja sama dengan Pemkab Bogor, berkomitmen untuk senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap program penanaman pohon secara besar-besaran yang merupakan salah satu upaya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pilar pembangunan lingkungan, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga seluruh kehidupan," ujar Claudia kepada wartawan, Rabu 21 Juni 2023.
Dia menuturkan, kolaborasi program CSR tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan untuk mendukung pemenuhan penguatan kemampuan Kelompok Penyandang Disabilitas dalam pelaksanaan program penghijauan desa dan hutan di sekitar desa.
"Perkebunan bibit pohon tanaman keras maupun buah menjadi kebutuhan untuk dapat menyediakan bibit pohon untuk penghijauan kembali. Kebun pembibitan desa yang dikelola oleh keluarga penyandang disabilitas dapat berkembang menjadi kebun pembibitan tanaman yang bernilai jual seperti tanaman hias, sayur dan buah buahan yang dapat di jual untuk sumber pendapatan keluarga penyandang disabilitas di desa setempat," tuturnya.
Dia mengatakan, program penanaman pohon di lahan kritis ini adalah program cinta, maksudnya cinta adalah bahwa pohon untuk anak cucu.
"Kita sebagai umat manusia sangat membutuhkan kualitas udara yang baik, melalui menjaga keberadaan hutan yang lestari," kata Claudia.
Kepala Dinas Ligkungan Hidup Kabupaten Bogor Ade Yana Mulaya menjelaskan bahwa kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.
"Dengan adanya program penghijauan yang dilaksanakan UCP Roda Untuk Kemanusiaan dengan dukungan para donatur, diharapkan Kecamatan Cijeruk kembali menjadi wilayah yang hijau dengan sumber air yang melimpah dan tanpa longsor," jelas Ade Yana Mulyana.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani


