Sekda Jabar Minta DLH Kota Bandung Bantu Sarpras Pengelolaan Magot, Kurangi Sampah Organik

Herman Suryatman meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, untuk membantu membangun sarana dan prasarana pengelolaan magot guna mengurangi limbah sampah organik.

Sekda Jabar Minta DLH Kota Bandung Bantu Sarpras Pengelolaan Magot, Kurangi Sampah Organik

INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, untuk membantu membangun sarana dan prasarana pengelolaan Magot guna mengurangi limbah sampah organik.

Salah satunya kata Herman, pengelolaan Magot di TPS Pagarsih, Kelurahan Cibadak, Kota Bandung yang membutuhkan media pengembangan Black Soldier Fly (BSF) atau lalat penghasil supaya Magot lebih banyak.

"Tolong di support ku DLH Kota Bandung. Kebanyakan yang kembangin Magot tukang sampah, kan aneh. Padahal (Magot) bermanfaat, berpotensi. Bukan masalah. sampah organik habis. Jadi tolong, tempatnya yang rusak, selesaikan saenggalna. Minggu payun tos diberesan," ujar Sekda Herman kala meninjau pengelolaan Magot TPS Pagarsih, Minggu 9 Juni 2024.

Terlebih lanjut dia, pengelolaan Magot sudah ada di 149 kelurahan dari total 151 kelurahan. Sebab itu, dia minta DLHK Kota Bandung untuk kembali menggencarkan pengelolaan Magot, terlebih memiliki manfaat bagi peningkatan sumber ekonomi.

"Kumaha carana semua kembangkan Magot. Dari 149 itu hanya 60 persen yang jalan. Tongkrongin, gimana satu bulan ke depan Magot harus jalan. Sarana dan prasarana tolong di support Pemkot. Magot harus jalan 100 persen," pintanya.

Bila ada kendala di lapangan lanjut Sekda Herman, baik pengelola TPS maupun DLH Kota Bandung dapat melaporkan kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, agar pengelolaan Magot dapat diakselerasi maksimal.

"Lurah nu rudet, laporkan ke Pak Wali. Magot bagus untuk contoh sirkular ekonomi. sampah ini peluang, kalau mau dikelola," ucapnya.

Sehingga diharapkan, jumlah sampah dapat ditekan dan hanya sampah anorganik yang dibuang ke TPPAS Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti