Tujuh Kilo Lebih Sabu Gagal Dipakai Pesta Akhir Tahun di Bandung

Enam orang pengedar dan juga bandar narkoba, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Dari enam pelaku itu, polisi amankan tujuh kilogram sabu.

Tujuh Kilo Lebih Sabu Gagal Dipakai Pesta Akhir Tahun di Bandung

INILAHKORAN, Bandung - Enam orang pengedar dan juga bandar narkoba, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Dari enam pelaku itu, polisi amankan tujuh kilogram sabu.

Rencananya sabu itu, bakal diedarkan untuk pesat malam tahun baru. Enam pelaku tersebut diantaranya DW (36 tahun), FS (43 tahn), RF (29 tahun), DDP (32 tahun), P (37 tahun dan SL (32) tahun.

"Polrestabes Bandung akan rilis kasus narkotika cukup besar kurang lebih 7.032,08 gram dengan tersangka ada lima orang diamankan saudara DW, FS, RF, DDP, P dan SL. RF masih berada di rutan," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono didampingi Kasatnarkoba AKBP Fauzan Syahrir di Mapolrestabes Bandung, Kamis 21 Desember 2023.

Pengungkapan berawal saat salah seorang pelaku berinisial Dw ditangkap  di Jalan Lengkong dengan barang bukti 600 gram sabu. Selanjutnya, petugas mengamankan beberapa pengedar di berbagai tempat termasuk bandar yaitu P dan tersangka RF yang berada di rutan Kebonwaru.

"Khusus bandar residivis di LP Cipinang," ungkap dia.

Budi melanjutkan RF yang berada di rutan berperan sebagai operator dan membeli sabu dari P. Sabu yang sudah dibeli kemudian diambil oleh SL dan disalurkan ke ke tersangka lainnya yaitu DDP, FS dan DW.

"Mungkin digunakan untuk pesta akhir tahun," kata dia.

Budi mengatakan para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 dan atau pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun hingga hukuman mati.

Disaat yang bersamaan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung memusnahkan barang bukti sabu seberat 8.178,69 gram.

"Pemusnahan barang bukti 8 kilogram sabu yang akan dimusnahkan," ucap Budi.

Ia mengatakan pemusnahan barang bukti sabu disaksikan oleh perwakilan kejaksaan, pengadilan, pengacara, Balai Besar POM dan BNN Kota Bandung. Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Johanes R Manalu didampingi Wadir Ditresnarkoba Polda Jabar AKBP Herry Afandi.

Pengolah data intelijen BNN Kota Bandung Dikdik Taufik mengatakan sabu yang beredar di Kota Bandung berasal dari wilayah Sumatra seperti Aceh dan Sumatra Utara. Kota Bandung menjadi tujuan peredaran narkotika.

"Bandung itu banyak pintu, ada dari wilayah timur, utara, selatan dan barat dan ada beberapa terminal dan stasiun tempat masuk ke bandung. Jadi kalau misal dinilai rawan, rawan karena menjadi tujuan apalagi menjelang akhir tahun," kata dia. (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti