Miliki Hak Prerogatif, Hengky Kurniawan Yakini Hasil Open Bidding yang Dilakukan Pansel Jadi Pilihan Terbaik
Seleksi terbuka atau open bidding empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki babak baru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Seleksi terbuka atau open bidding empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki babak baru.
Pasalnya, saat ini sudah ada tiga nama yang masuk dalam tiga besar dari hasil proses open bidding dan telah ditetapkan oleh tim panitia seleksi (Pansel). Bahkan, sudah diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Seperti diketahui open bidding empat jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemda KBB kini memasuki tahap akhir. Yakni untuk jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup KBB, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman KBB, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa KBB, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Seleksi terbuka ini mengacu pada UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Kemudian, Peraturan Menpan RB Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.
"Tiga nama yang telah ditetapkan oleh tim Pansel sudah saya serahkan ke KASN. Untuk target pelantikan kemungkinan di bulan depan (Agustus) dan Insya Allah akan memilih yang terbaik," ungkap Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui di Ngamprah, Jumat 28 Juli 2023.
Hengky pun menargetkan, pengisian empat jabatan kepala dinas yang kosong bisa segera terisi oleh pejabat yang ditetapkan melalui proses open bidding yang sudah dilakukan.
Kendati begitu, Hengky menegaskan, dirinya pun memiliki hak prerogatif untuk menentukan siapa yang akan dipilih.
"Tapi saya yakin jika tiga nama yang telah ditetapkan oleh tim Pansel semuanya adalah yang terbaik. Sebab mereka dihasilkan dari proses seleksi yang ketat," ujarnya.
Tak hanya itu, secara khusus Hengky pun telah meminta tim Pansel untuk membuka nilai seleksi dari setiap proses tahapan sehingga publik juga bisa mengetahui.
Sebab, dirinya pun ingin menilai secara langsung dari wawancara dan penjelasan makalah yang telah dibuat oleh masing-masing peserta seleksi.
"Prinsipnya, saya ingin menghasilkan figur yang terbaik agar membawa kemajuan bagi KBB, karena banyak tugas yang harus dihadapi oleh para pejabat tersebut, salah satunya penyusunan APBD perubahan dan murni 2024," paparnya.
Tiga besar yang ditetapkan tim Pansel masing-masing untuk jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup adalah Ibrahim Aji, Idad Saadudin, dan Wiwin Aprianti.
Kemudian, untuk jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman adalah Anni Roslianti, Bambang Eko Setyowahjudi, dan Yoga Rukma Gandara.
Selanjutnya, tiga nama untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa adalah Dudi Supriadi, Rina Marlina, dan Yudi Purbosari.
Sedangkan, untuk jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap adalah Agung Hartadi, AM. Hikmat, dan Tony Prihantoro.
Disinggung terkait kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh mereka yang akan promosi menjadi kepala dinas, Hengky menyebut, jika telah merencanakan rotasi mutasi sekaligus.
"Dengan begitu, ketika dirinya nanti lengser dari jabatannya di 20 September 2023 nanti, tidak meninggalkan adanya jabatan yang kosong," ujarnya.
"Melihat pewaktuan ini adalah hasil open bidding terakhir yang akan saya lantik. Makanya untuk menghindari kursi jabatan kosong, sekaligus akan dilakukan rotasi mutasi. Saya inginnya pelantikannya dalam satu hari sekaligus, misalnya untuk kepala dinas pagi, nah untuk yang hasil rotasi mutasinya siang atau sore," paparnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti
