Bawaslu Jabar Temukan 44 Surat Suara Sudah Tercoblos dari 5 Kabupaten/Kota
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar Nuryamah mengungkapkan, sejauh ini telah ada laporan temuan 44 surat suara sudah tercoblos di 5 kabupaten/kota.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar Nuryamah mengungkapkan, sejauh ini telah ada laporan temuan 44 surat suara sudah tercoblos di 5 kabupaten/kota.
Kelima daerah itu yakni Kabupaten Garut, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Karawang. Bawaslu Jabar mendapatkan laporan adanya surat suara sudah tercoblos yang rinciannya satu lembar surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP), pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI serta DPRD tingkat provinsi di TPS 44 Kelurahan Cijaura Kota Bandung, 24 lembar PPWP dan satu lembar DPRD provinsi di TPS 17 dan satu lembar PPWP di TPS 9 Cisurupan, Kabupaten Garut.
Selanjutnya, kata Nuryamah, surat suara sudah tercoblos di Kota Cimahi yakni satu lembar DPR RI, tiga lembar juga sama di Kuningan dan terakhir 14 lembar DPRD kabupaten di Karawang, TPS 3.
"Surat suara yang tercoblos masuk dalam suara tidak sah dan itu sudah tertuang di LHP (laporan hasil pemeriksaan) temen-temen tingkat TPS," ujar Nuryamah di Bawaslu Jabar, Jumat 16 Februari 2024.
Selain itu kata dia, masih ada masalah lain yang ditemukan pada pemungutan suara Rabu 14 Februari 2024 silam, yakni adanya surat suara yang kurang di TPS, tertukar dan saksi menggunakan atribut tertentu yang masuk dalam kategori pelanggaran.
"Kita melakukan pengawasan melekat sampai tingkatan ad hoc. Temuan hasil pengawasan TPS harus dilaporkan, baik secara online maupun manual," ucapnya.
Nuryamah menambahkan, berdasarkan hasil temuan sejumlah kabupaten/kota 'bermasalah' akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL).
Diantaranya Kota Bekasi di TPS 13 Desa Duren Jaya, TPS 59 dan TPS 172 di Desa Aren Jaya Bekasi Timur untuk PSU, Kabupaten Indramayu tiga kecamatan, Kabupaten Bandung satu kecamatan, Kota Bandung di TPS 53 dan Kota Cirebon lima TPS, dengan rincian dua di Kecamatan Kosambi dan tiga di Kecamatan Kejaksaan.
“Ada yang mencoblos menggunakan e-KTP tapi tidak membawa form pindah memilih. Mencoblos lebih dari dua kali juga itu PSU, ada juga ada seharusnya DPTb (satu kertas suara PPWP) tetapi diberikan surat suara yang secara keseluruhan, terangnya.
PSU harus dilakukan selambat-lambatnya 10 hari setelah pencoblosan kata Nuryamah, sesuai aturan yang telah ditetapkan.
“Waktunya, sesuai dengan peraturan dari hari kemarin hingga 10 hari kedepan untuk melakukan PSU,” imbuhnya.
Sedangkan PSL akibat kesalahan teknis, akan dilakukan di tiga daerah yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Subang dan Kota Cimahi.
"PSL Cimahi dan Subang akan dilakukan besok, tanggal 17 (Sabtu 17 Februari 2024,” ucapnya.
Mengenai PSL ini, Nuryamah meminta kepada KPPS TPS melakukan koordinasi dengan KPU masing-masing, guna menyiapkan kebutuhan pelaksanaan pemungutan suara.
"Supaya apa yang jadi kebutuhan dapat dipersiapkan," pungkasnya. (yuliantono)
Editor : Doni Ramdhani

