Ingat! Idul Fitri Bukan Kembali Suci
KITA akan membahas anggapan yang tersebar hampir di seluruh lapisan masyarakat, Idul fitri = kembali suci.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
KITA akan membahas anggapan yang tersebar hampir di seluruh lapisan masyarakat, Idul Fitri = kembali suci.
Masyarakat, bahkan para tokoh agama, seringmengartikan Idul Fitri dengan kembali suci. Merekamengartikan id dengan makna kembali dan fitri diartikan suci.
Para khatib seringkali memberi kabar gembira kepada masyarakat yang telah menyelesaikan ibadah selama ramadhan, bahwa pada saat Idul Fitri mereka telah kembali suci, bersih dari semua dosa antara dia dengan Allah.
Kemudian diikuti dengan meminta maaf kepada sesama, tetangga kanan-kiri. Sehingga usai hari raya, mereka layaknya bayi yang baru dilahirkan, suci dari semua dosa. Tak lupa sang khatib akan mengkaitkan kejadian ini dengan nama hari raya ini, Idul Fitri. Dia artikan Kembali Suci. Turunan dari pemaknaan ini, sebagian masyarakat sering menyebut tanggal 1 syawal dengan ungkapan hari yang fitri.
Setidaknya ada 2 kesalahan fatal terkait ceramah khatib di atas,
Pertama, memaknai Idul Fitri dengan kembali suci. Dan ini kesalahan bahasa
Kedua, keyakinan bahwa ketika Idul Fitri, semua muslim dosanya diampuni.
Mengapa salah? Berikut rincian keterangan masing-masing;
Arti Idul Fitri secara Bahasa
Idul Fitri berasal dari dua kata; id [arab: ] dan al-fitri [arab: ].
Id secara bahasa berasal dari kata aada yauudu [arab: ], yang artinya kembali. Hari raya disebut id karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama. Ibnul Arabi mengatakan,
Hari raya dinamakan id karena berulang setiap tahun dengan kegembiraan yang baru. (Lisan Al-Arab, 3/315).
Ada juga yang mengatakan, kata id merupakan turunan kata Al-Adah [arab: ], yang artinya kebiasaan. Karena masyarakat telah menjadikan kegiatan ini menyatu dengan kebiasaan dan adat mereka. (Tanwir Al-Ainain, hlm. 5).
Selanjutnya kita akan membahas arti kata fitri.
Perlu diberi garis sangat tebal dengan warna mencolok, bahwa fitri TIDAK sama dengan fitrah. Fitri dan fitrah adalah dua kata yang berbeda. Beda arti dan penggunaannya. Namun, mengingat cara pengucapannya yang hampir sama, banyak masyarakat indonesia menyangka bahwa itu dua kata yang sama.
Editor : Bsafaat

