Kembali Turun ke Jalan, Ribuan Baliho Tak Berizin Diturunkan Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada 3.000 spanduk dan baliho calon legislatif (Caleg) tak berizin yang ditertibkan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada 3.000 spanduk dan baliho calon legislatif (Caleg) tak berizin yang ditertibkan.
Banyaknya spanduk dan baliho yang terpasang di berbagai titik yang tersebar di 16 kecamatan di KBB membuat petugas kewalahan.
“Jumlah keseluruhan itu mencapai 3000 spanduk. Spanduk itu bukan hanya Caleg saja melainkan baliho lainnya," ungkap Kasatpol PP KBB, Ludi Awaludin kepada wartawan, Kamis 27 Juli 2023.
"Kita pun kewalahan karena spanduk ini diikatkan diantara tiang-tiang. Selain itu, kita kewalahan karena kadang kita sudah bersihkan, pekan besok ada lagi," sambungnya.
Selain menertibkan spanduk dan reklame para calon politikus, jelas Ludi, Satpol PP Bandung Barat juga terus menggiatkan penertiban reklame ilegal yang dilaporkan mencapai ratusan buah.
"Upaya penertiban telah gencar dilakukan sejak Juni 2023 lalu," jelasnya.
Dalam sehari, sebut Ludi, Satpol PP bisa menertibkan dua hingga tiga reklame berdiameter 30 centimeter atau sekitar lima hingga enam reklame ukuran kecil.
Menurutnya, seluruh penertiban tersebut memang sengaja dilaksanakan pada malam hingga dini hari demi menghindari terjadinya kemacetan.
“Seperti Senin 24 Juli 2023 kemarin, kami menertibkan di ruas jalan protokol Padalarang-Cimahi itu kita tertibkan 800 buah spanduk," sebutnya.
"Karena mengganggu aktivitas pengendara lain, maka itu kami merubah jadwal penertiban jadi di malam hari,” tuturnya.
Tak hanya itu, dalam operasi penertiban tersebut pihaknya pun mengerahkan enam unit armada. Seperti mobil boks tim penertiban reklame Bandung Barat, truk dalops, truk angkut.
"Untuk penertiban, kami memang mengandalkan alat seadanya, meski ukuran reklame liar berukuran besar," ujarnya.
“Penertiban pertama kita mulai pagi hingga sore hari, di hari kedua ini kami lakukan penertiban di malam hari. Sasaran kali ini masih di wilayah Padalarang dan Ngamprah,” bebernya.
Lebih lanjut Ludi menerangkan, seluruh barang bukti akan diangkut ke gudang penyimpanan yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Pemda KBB.
“Spanduk yang kita tertibkan kita disimpan di gudang, jika ada yang ingin mengambil spanduknya bisa dibuatkan berita acara pengambilan," terangnya.
"Tapi yang jelas penertiban spanduk ini berjalan lancar dan kondusif,” pungkasnya. ***(agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

