Kurang dari Tiga Bulan, Bayi Kembar Siam Asal Cisarua KBB Kini Sudah Berkumpul dengan Keluarga
Rasa bahagia kembali menyelimuti pasangan suami istri Eka Lasmana dan Mira Rahayu, orang tua bayi kembar siam asal Cisarua KBB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Rasa bahagia kembali menyelimuti pasangan suami istri Eka Lasmana dan Mira Rahayu, orang tua bayi kembar siam asal Cisarua KBB.
Kedua buah hati tercintanya Ayesha Azalea Putri Emira dan Aleeya Azalea Putri Emira yang notabene bayi kembar siam asal Cisarua KBB itu telah kembali berkumpul dengan keluarga usai melakukan serangkaian operasi pemisahan di RS Hasan Sadikin.
Orang tua bayi kembar siam asal Cisarua semringah. Sebab, warga Kampung Umur-umuran RT 02/04 Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu sebelumnya dikabari pasca operasi hingga pemulihan dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
"Pemulihan keduanya ternyata lebih cepat dari perkiraan dan dalam kurun waktu tiga pekan sudah bisa dibawa pulang dalam kondisi sehat, " ucap Wakil Ketua DPRD KBB Ida Widaningsih yang menjemput bayi kembar siam asal Cisarua yang sukses dipisahkan tersebut, Jumat 13 Januari 2023.
Ia mengungkapkan, sudah sekitar setahun lebih dirinya dan pihak keluarga Ayesha dan Aleeya menunggu agar kedua bayi mungil tersebut bisa dilakukan operasi pemisahan dan Desember 2022 kemarin baru terlaksana.
"Alhamdulillah, harapan kita semua untuk Ayesha dan Aleeya untuk bisa hidup normal bisa terlaksana berkat doa dan dukungan semua pihak," ucapnya.
Ia mengakui, keterbatasan ekonomi yang kala itu menjadi kendala kedua orang tua Ayesha dan Aleeya untuk melakukan operasi pemisahan.
Kendati begitu, berkat adanya kepedulian semua pihak, akhirnya biaya operasi pemisahan yang mencapai ratusan juta bisa terpenuhi.
"Biaya operasi pemisahan Ayesha dan Aleeya dari BPJS Kesehatan sebesar Rp198 juta, kemudian iuran Aparat Sipil Negara (ASN) sekitar Rp200 jutaan," sebutnya.
Selain untuk operasi, terang dia, dana yang terkumpul tersebut bakal digunakan untuk perawatan kedua bayi kembar tersebut ke depannya.
"Terima kasih banyak kepada pak Bupati Bandung Barat, para ASN KBB, pihak BPJS, tim dokter dan seluruh relawan yang telah membantu dari mulai pra operasi hingga proses pemulihan," paparnya.
Selama di rumah, tambah dia, Ayesha dan Aleeya pun bakal mendapat pendampingan dan pemantauan dari Puskesmas Cisarua dan Puskesmas Pasirlangu.
"Nanti paramedis dari Puskesmas Cisarua dan Pasirlangu, akan memantau terus perkembangan kesehatannya. Mohon doanya agar Ayesha dan Aleeya selalu sehat," pungkasnya.
Sebelumnya, setelah melakukan berbagai rangkaian observasi dan pemeriksaan yang cukup panjang, pagi ini Tim Bedah RS Hasan Sadikin Bandung telah melakukan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam atas nama Ayesha Azalea Putri Emira dan Aleeya Azalea Putri Emira.
Ketua Tim Operasi Kembar Siam RS Hasan Sadikin Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan, bayi Alesya dan Aleya mengalami dempet dibagian perut dan dada.
"Untuk organ dalam, hanya bagian hati atau liver saja yang menempel," katanya kepada wartawan, Rabu 21 Desember 2022.
Sedangkan, lanjut dia, untuk organ jantung dan organ lainnya terpisah dan berfungsi sebagaimana mestinya.
"Namun, untuk tulang dada kemungkinan ada penempelan dari selaput jantung," ujarnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

