Pelaku Pembacokan Pelajar SMK di Bogor Dijatuhi Vonis 9 Tahun Penjara
ASR alias Tukul, terdakwa pelaku pembacokan pelajar SMK Bina Warga 1 Bogor dijatuhi vonis 9 tahun penjara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - ASR alias Tukul, terdakwa pelaku pembacokan pelajar SMK Bina Warga 1 Bogor dijatuhi vonis 9 tahun penjara.
Putusan ini lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntut hukuman 7 tahun 6 bulan. Sidang pembacaan vonis terdakwa pelaku pembacokan pelajar SMK digelar secara terbuka di Pengadilan Negeri (PN) Bogor, Senin 12 Juni 2023.
"Dalam putusannya, ASR alias Tukul dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian. Kepada terdakwa pelaku pembacokan pelajar SMK Bina Warga 1 Bogor itu, majelis hakim menjatuhkan vonis pidana penjara selama 9 tahun di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung," kata Humas PN Bogor Daniel Mario.
Daniel membeberkan, selain hukuman pidana penjara, Tukul diikutkan pelatihan kerja selama 1 tahun di UPT Dinas Pusat Pelayanan Griya Bina Karya Cileungsi, Kabupaten Bogor.
"Penetapan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh anak dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, kemudian anak tetap ditahan," tutur Daniel usai persidangan.
Sementara itu usai sidang, ayah angkat korban Rojai Supriyadi mengatakan vonis yang dijatuhkan terhadap terdakwa Tukul tidak sesuai dengan harapan keluarga korban.
"Vonis ini tidak sesuai dengan yang saya harapkan. Aturan maksimal di atas 15 tahun. Karena dia perbuatannya double, sudah residivis, pembacokan terhadap anak saya juga," tutur Rojai.
Atas putusan tersebut, Rojai mengaku, pihaknya berencana akan menempuh upaya banding.
"Insyaallah kemungkinan kami akan banding, biar dapat keadilan untuk anak saya," tuturnya.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

