DLH Kota Cimahi Pergoki Ratusan Warganya Buang Sampah Sembarangan
Kondisi darurat sampah yang tengah terjadi akibat kebakaran yang melanda TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memicu penumpukan sampah di berbagai titik se-Bandung Raya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kondisi darurat sampah yang tengah terjadi akibat kebakaran yang melanda TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memicu penumpukan sampah di berbagai titik se-Bandung Raya.
Tak jarang, perilaku masyarakat di Kota Cimahi terdorong untuk membuang sampah sembarangan membuat lingkungan kian tercemar.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi melakukan patroli di jalan-jalan protokol di Kota Cimahi untuk menyasar warga yang membuang sampah sembarangan.
"Dalam patroli yang menerjunkan 75 personel ini kami mendapati sekitar 200 warga yang membuang sampah sembarangan," kata Kepala DLH Kota Cimahi Chanifah Listyarini kepada wartawan.
"200 orang tersebut yang ketahuan melanggar," sambungnya.
Meski begitu, terang Chanifah, pihaknya tidak memberikan sanksi berat kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan.
"Petugas hanya memberikan teguran peringatan dan memberikan edukasi kepada pelanggar," terangnya.
Chanifah menjelaskan, warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan selanjutnya dipersilahkan untuk membawa sampahnya kembali ke rumahnya dan diminta tidak mengulangi tindakan serupa.
Sebab, perilaku buruk tersebut bisa semakin memicu timbulan sampah yang semakin menumpuk di Kota Cimahi.
"Jadi kami lakukan secara persuasif dulu. Kita suruh bawa pulang sampahnya dan dipilah di rumah," ucapnya.
Chanifah menilai, patroli dengan sasaran masyarakat yang membuang sampah dilakukan untuk memberikan efek jera.
"Di tengah krisis tempat pembuangan sampah ini perilaku buruk membuang sampah sembarangan kian menjadi," ucapnya.
Akibat permasalahan tersebut, kata Chanifah, membuat tumpukan sampah liar terjadi di sejumlah titik di Kota Cimahi. Sebab, sampah yang menumpuk tersebut hingga saat ini belum terurai karena belum terangkut ke TPA Sarimukti, KBB yang belum dibuka normal akibat kebakaran sejak tiga pekan lalu.
"Untuk saat ini kami masih berikan toleransi, kita kasih peringatan mudah-mudahan masyarakat jera dan tidaka buang sampah sembarangan lagi," imbuhnya.
Chanifah memaparkan, untuk sementara ini kemungkinan besar Kota Cimahi tidak bisa membuang sampah lagi ke zona darurat di TPA Sarimukti lantaran kapasitas yang disediakan untuk Kota Cimahi sudah habis.
"Kita kan hanya dikasih 600 ton di zona super darurat itu," paparnya.
Chanifah menyebut, kondisi tersebut tentunya membuat Kota Cimahi tidak bisa membuang sampah lagi ke TPA Sarimukti sehingga penumpukan sampah kemungkinan bakal terjadi lagi.
Apalagi, sambung Chanifah, sampah yang sudah menumpuk sejak insiden terbakarnya sampah di TPA Sarimukti belum terbuang semua.
"Tumpukan banyak karena dibatasi ritasi. Makannya saya maksa warga buat pilah sampah," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

