Liburan Nataru 2022/2023, Dishub KBB Larang Bus Pariwisata Lintasi Jalur Ini
Pada liburan Nataru 2022/2023, Dishub KBB mengeluarkan kebijakan larangan masuknya kendaraan besar, seperti bus pariwisata untuk melintasi sejumlah ruas jalan menuju kawasan wisata Lembang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Pada liburan Nataru 2022/2023, Dishub KBB mengeluarkan kebijakan larangan masuknya kendaraan besar, seperti bus pariwisata untuk melintasi sejumlah ruas jalan menuju kawasan wisata Lembang.
Adapun tiga titik ruas jalan yang dilarang dilintasi kendaraan bus pariwisata dan kendaraan besar pada liburan Nataru 2022/2023 ini antara lain Jalan Kolonel Masturi, Jalan Sersan Bajuri, dan Jalan Padalarang-Cisarua. Dishub KBB bakal mengawal kebijakan tersebut di lapangan.
"Beberapa ruas jalan yang tidak boleh dilintasi bus pariwisata dan kendaraan besar itu mulai dari pertigaan Beatrix menuju Parongpong dan di jalan Padalarang menuju Cisarua. Termasuk juga di Jalan Sersan Bajuri," kata Sekretaris Dishub KBB Fauzan Azima, Rabu 28 Desember 2022.
Ia menyebut, pelarangan tersebut dilakukan mengingat kondisi jalan yang ekstrem, seperti Jalan Kolonel Masturi tepatnya di jalan Lembang-Parongpong.
"Jalan tersebut memiliki kontur yang berkelok dan berada di antara tebing," sebutnya.
Selain itu, kendaraan besar yang melintas ruas jalan tersebut berpotensi menyebabkan longsor, oleh karenanya Pemda Kabupaten Bandung Barat tak segan-segan menindak bus pariwisata yang membandel.
"Sanksi bagi yang melanggar masih berupa peringatan. Tetap kita kedepankan cara-cara humanis," ucapnya.
Ia pun meminta agar wisatawan yang menghabiskan libur akhir tahun di kawasan Lembang tetap waspada dengan memperhatikan kelengkapan surat-surat dan memeriksa keamanan kendaraan sebelum bepergian.
Selain itu, tambah dia, wisatawan juga diminta mewaspadai jalur-jalur wisata yang dinilai ekstrem untuk dilalui dan memperhatikan cuaca di kawasan wisata.
"Kita tetap memonitor sejumlah titik atau jalur wisata yang rawan bencana," ujarnya.
"Bahkan, kemarin sempat ada pohon tumbang namun langsung diselesaikan berkat kerjasama tim," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

