Nama Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi Kembali Dicatut Dalam Dugaan Aksi Penipuan, Begini Penjelasan Diskominfo
Pencatutan nama pejabat yang kerap dimanfaatkan untuk kejahatan oleh oknum tak bertanggungjawab kian marak terjadi di berbagai daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - pencatutan nama pejabat yang kerap dimanfaatkan untuk kejahatan oleh oknum tak bertanggungjawab kian marak terjadi di berbagai daerah.
Belum lama ini, nama Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi juga tak lepas dari aksi pencatutan yang diduga dimanfaatkan untuk aksi penipuan.
Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat dan stakeholder lainnya waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat. Termasuk nama Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi.
Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, Hendi Purwanda membenarkan adanya dugaan penipuan yang mencatut nama Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi.
"Modusnya kali ini pelaku seolah-olah Pemkot Cimahi ingin memberikan donasi dengan mengatasnamakan Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi," kata Hendi, Rabu 1 November 2023.
Hendi menyebut, dugaan penipuan kali ini pelaku yang menggunakan nomor 082143626611 mengirimkan pesan via WhatsApp. Salah satu sasarannya ialah pihak yayasan.
Menurutnya, dengan menggunakan foto profil Pj Wali Kota Cimahi yang disertai nama lengkap, nomor tersebut terlebih dahulu mengenalkan diri sebagaj Pj Wali Kota Cimahi.
"Nomor yang mencatut nama Pj Wali Kota Cimahi itu kemudian menyampaikan tujuan yaitu pemberian donasi dari Pemkot Cimahi," tuturnya.
"Terindikasi yang mengatasnamakan beliau (Pj Wali Kota Cimahi) ini kemungkinan besar ini adalah oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencatut nama beliau," sambungnya.
Sejak adanya informasi pencatutan tersebut, sambung Hendi, pihaknya pun langsung mengonfirmasi langsung kepada Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi.
"Hasilnya, bisa dipastikan pesan tersebut bukan berasal dari orang nomor satu di Kota Cimahi itu," ucapnya.
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat dan stakeholder lainnya untuk tetap waspada dengan aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi.
"Beliau tidak pernah melakukan kontak apapun terkait hal-hal tersebut yang diluar kedinasan," ujarnya.
"Mudah-mudahan masyarakat atau pihak lain bisa mewaspadai kalau ada permohonan sumbangan atau apapun yang mengatasnamakan beliau dan menjanjikan sesuatu itu dipastikan bukan beliau," paparnya.
Lebih lanjut Hendi menjelaskan, dugaan aksi penipuan yang mencatut nama Pj Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi merupakan kali kedua yang terjadi.
"Sebab, sebelumnya nama Pj Wali Kota Cimahi itu juga sempat dicatut oknum tak bertanggungjawab yang meminta para pejabat di lingkungan Pemkot Cimahi untuk menemuinya di sebuah hotel hingga meminta ditransfer sejumlah uang," bebernya.
Hendi menyebut, pesan berantai melalui WhatsApp itu muncul sehari sebelum Dicky Saromi dilantik menjadi Pj Wali Kota Cimahi.
"Itu juga dipastikan penipuan karena beliau sebelum dilantik menjadi Pj belum pernah melakukan kontak apapun dengan pihak Pemkot Cimahi kecuali berkaitan persiapan pelantikan, diluar itu gak ada," pungkasnya. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti


