Kepala IGD RS Cahya Kawaluyan Sebut Enam Korban Kecelakaan Maut di Cipongkor Alami Patah Tulang
Kepala IDG RS Cahya Kawaluyan, dr. Aldo Suseno menyebutkan enam orang korban kecelakaan maut truk engkel di Jalan Saguling, Kampung Leuwibudah RT 03/RW 08, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami patah tulang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala IDG RS Cahya Kawaluyan, dr. Aldo Suseno menyebutkan enam orang korban Kecelakaan maut truk engkel di Jalan Saguling, Kampung Leuwibudah RT 03/RW 08, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami patah tulang.
Mereka kini tengah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Cahya Kawaluyan, Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.
Berdasarkan informasi, sebenarnya lebih dari enam yang dirawat di rumah sakit swasta ini. Namun beberapa korban dirujuk ke RSHS Bandung.
Bahkan, salah satu anak mengalami kondisi parah karena mengalami luka di bagian kepala, sehingga harus mendapatkan penanganan secara intensif di IGD Rumah Sakit Kawaluyan.
"Pasien korban kecelakaan dibawa ke RS Cahya Kawaluyan sekitar pukul 02.41 WIB. Ada empat anak-anak dan dua dewasa yang ditangani di sini. Secara berkala dievaluasi oleh dokter jaga," kata Aldo.
Salah seorang korban selamat, Siti Haifah (23) menceritakan truk sudah mulai mengalami masalah saat hendak pulang dari acara haol atau ziarah di Kabupaten Cianjur.
"Berangkat mah gak ada masalah apa-apa. Tapi pas mau pulang ada masalah, kata sopir ada masalah di bagian rem. Jadinya pulang telat, baru pulang sekitar pukul 23.00 WIB," kata Siti warga
Kampung Coblong RT 004/RW 008, Desa Citalem yang dirawat di RS Cahya Kawaluyan.
Kendati demikian, sambung Siti, di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar Saguling truk berjalan zig zag. Sopir sempat turun memeriksa ban, setelah tidak ada masalah kembali melanjutkan perjalanan.
"Saya duduk di depan dekat sopir, sementara di atas truk ada mungkin 30 orang lebih," sebutnya.
"Dan di jalan yang menurun tiba-tiba truk oleng kemudian terguling," ujarnya yang harus kehilangan adiknya dalam peristiwa maut tersebut.
Berdasarkan informasi terbaru yang diterima, truk dengan nomor polisi D 8304 WY bermuatan 37 orang tersebut baru pulang dari menghadiri acara haol di Kabupaten Cianjur. Seluruhnya merupakan warga Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor.
Dalam kecelakaan tersebut dilaporkan lima warga yang meninggal dunia, antara lain Aim Mahdi (44), Syifa Nuraeni (24), dan Aprilia Maulidah (17). Ketiganya Kampung Cinagrog RT 08/RW 08, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor.
Kemudian Alif Alfian (18) dan Uhin (28) tercatat sebagai warga Kampung Cinagrog RT 001/RW 009, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor.
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 13 orang luka berat seluruhnya dirawat di RSHS Kota Bandung, 4 orang di Klinik Saguling, dan 6 orang di RS Cahya Kawaluyan.
Sedangkan, 8 orang yang mengalami luka ringan tidak memerlukan penanganan medis.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana
