Pasca Dikdik Suratno Nugrahawan Dilantik, Pengamat Politik Ini Soroti Persoalan yang Bakal Dihadapi Pj Wali Kota Cimahi

Pelantikan Pj Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan sebagai Pj Wali Kota Cimahi tersebut dilakukan berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.32-5772 Tahun 2022.

Pasca Dikdik Suratno Nugrahawan Dilantik, Pengamat Politik Ini Soroti Persoalan yang Bakal Dihadapi Pj Wali Kota Cimahi
Dikdik Suratno Nugrahawan sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Cimahi. Kini, dia dilantk sebagari Pj Wali Kota Cimahi menggantikan Ngatiyana yang berakhir masa jabatannya. (istimewa)

INILAHKORAN, Cimahi - Dikdik Suratno Nugrahawan resmi dilantik Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai Pj Wali Kota Cimahi.

Pelantikan Pj Wali Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan sebagai Pj Wali Kota Cimahi tersebut dilakukan berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.32-5772 Tahun 2022.

Seperti diketahui, Dikdik Suratno Nugrahawan sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Cimahi. Kini, dia dilantk sebagari Pj Wali Kota Cimahi menggantikan Ngatiyana yang berakhir masa jabatannya.

Pelantikan Dikdik Suratno Nugrahawan sebagai Pj Wali Kota Cimahi juga turut disoroti sejumlah pengamat politik. Salah satunya pengamat politik dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Arlan Siddha.

Pasalnya, dilantiknya Dikdik Suratno Nugrahawan sebagai Pj Wali Kota Cimahi merupakan sebuah strategi yang menguntungkan Kota Cimahi. Sebab, Dikdik dinilai relatif memahami apa yang sudah dikerjakan wali kota sebelumnya.

"Saya pikir beliau bagian dari Pemkot Cimahi, sudah memahami apa saja yang dikerjakan wali kota sebelumnya. Sehingga, ketika penunjukannya menjadi Pj Wali Kota Cimahi itu adalah sebuah keuntungan bagi Kota Cimahi," katanya, Minggu 30 Oktober 2022.

Kendati demikian, sambung dia, akan berbeda situasinya jika yang menjadi penjabat Wali Kota, merupakan orang di luar pemerintahan sebelumnya.

"Dia akan lebih sulit menjalankan roda pemerintahan, butuh sosialisasi kembali dan interaksi kembali dengan ASN," jelasnya.

Menurutnya, hal yang perlu diperhatikan Dikdik yakni kendala mengenai mensinergikan komunikasi dengan ASN di lingkungan Pemkot Cimahi.

Hal itu perlu dilakukan agar dapat membuat kebijakan-kebijakan yang taktis guna menjawab beragam persoalan yang terjadi di Kota Cimahi.

"Mau tidak mau Dikdik, harus memilah ASN yang bisa bekerja sama dengan beliau sebagai Pj Wali Kota Cimahi yang baru," tuturnya.

"Itu penting dilakukan agar komunikasi lebih mudah dilakukan, sehingga program yang belum terlaksana bisa terealisasi dengan baik," sambungnya.

Selain itu, tambah dia, persoalan lain yang mungkin bakal dihadapi terkait ketersediaan anggaran untuk menjalankan sisa program yang ada.

"Meski bukan masalah besar, namun bisa saja menghambat kinerja Pj Wali Kota Cimahi yang baru dilantik," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani