Selama Pencoblosan Pemilu 2024, Disdukcapil KBB Terima Layanan Perekaman e-KTP Pemilih Pemula

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat (Disdukcapil KBB) memastikan warga Bandung Barat benar-benar memanfaatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dibuka saat hari H pencoblosan Pemilu 2024, 14 Februari 2024 kemarin.

Selama Pencoblosan Pemilu 2024, Disdukcapil KBB Terima Layanan Perekaman e-KTP Pemilih Pemula
Berdasarkan data Disdukcapil KBB tercatat ada 17 orang yang melakukan perekaman e-KTP pada saat pencoblosan Pemilu 2024. Plus, 314 pencetakan e-KTP dan 37 dokumen biodata penduduk WNI. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat (Disdukcapil KBB) memastikan warga Bandung Barat benar-benar memanfaatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dibuka saat hari H pencoblosan Pemilu 2024, 14 Februari 2024 kemarin.

Pasalnya, berdasarkan data Disdukcapil KBB tercatat ada 17 orang yang melakukan perekaman e-KTP pada saat pencoblosan Pemilu 2024. Plus, 314 pencetakan e-KTP dan 37 dokumen biodata penduduk WNI.

Selain itu, pada saat pencoblosan Pemilu 2024 itu terdapat 3 layanan dari luar kota, 3 layanan datang dalam kota, 2 kartu keluarga, dan 14  Identitas Kependudukan Digital (IKD) di data Disdukcapil KBB.

"Banyak pemilih pemula yang memanfaatkan perekaman e-KTP bertepatan dengan hari pencoblosan karena Disdukcapil KBB tetap membuka layanan administrasi kependudukan. Buka dari pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB," kata Kepala Disdukcapil KBB Hendra Trismayadi kepada wartawan, Jumat 16 Februari 2024.

Selain di kantor Disdukcapil KBB, sebut Hendra, layanan perekaman di hari pencoblosan juga dibuka di seluruh kecamatan, seperti Administrasi Disdukcapil Mandiri (ADM) Bale Pare dan tiga tim bergerak dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.

"Puluhan warga yang melakukan perekaman dan membuat dokumen biodata penduduk WNI membuat mereka bisa menggunakan hak politiknya," sebutnya.

Sesuai aturan, terang Hendra, bagi pemilih pemula dengan melakukan perekaman bisa ikut mencoblos. Sedangkan, bagi pemilih yang belum melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el sampai dengan tanggal 14 Februari 2024, dapat menggunakan dokumen biodata penduduk WNI pada saat proses pemungutan suara. 

"Dengan banyaknya warga yang melakukan perekaman serta membuat dokumen biodata penduduk WNI, menunjukkan antusiasme warga KBB untuk menggunakan hak pilihnya," terangnya.

Sementara itu, sambung Hendra, Disdukcapil KBB menyebut hasil perekaman Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) KBB untuk pemilih pemula ada 57.698 orang. 

Awalnya, sambung Hendra, yang belum melakukan perekaman sebanyak 48.897 orang atau mencapai 84,75 persen.

"Sampai 14 Februari 2024 yang melakukan perekaman 46.213 orang, sehingga tinggal 
10.513 yang belum melakukan perekaman," sebutnya.

Hendra menilai, berkurangnya jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman merupakan hasil intervensi Disdukcapil KBB bersama camat, kepala desa, Kepsek SMA/SMK/MA serta RT dan RW se-KBB.

"Langkah intervensi dalam bentuk program Gesperjalu (Perekaman KTPel Pemula di Sekolah dan Desa) secara masif setiap hari di 16 Kecamatan dan Penambahan Tim Ad Hoc untuk jemput bola," ujarnya.

"Di samping itu,  dikeluarkannya kebijakan penambahan waktu pelayanan dari pukul 16.00 sampai 21.00 WIB di Dinas dan 16 kecamatan, pelayanan tambahan di hari Sabtu, Minggu dan libur nasional selama Januari-Februari 2024," tandasnya. (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani